3 Fakta unik papua
Papua kini tentunya telah jauh lebih canggih dari masa lalu. Namun yang uniknya adalah orang-orang di sana seakan tidak pernah melupakan adat istiadat mereka. Misalnya saja inilah ini ada tujuh hal unik dari Papua yang akan menciptakan kita hendak mengenalnya lebih jauh.
Banyak bapak-bapak gunakan seragam sekolah
Masyarakat Papua mempunyai semangat yang tinggi untuk menuntaskan pendidikan. Bila di kota orang tua banyak sekali sudah terlena dengan kehidupan dan tak mau kembali ke sekolah, beda halnya dengan papua. Di sana kalian bakal dengan mudah menyaksikan bapak-bapak dan ibu-ibu mngenakan seragam sekolah. Hal tersebut bukan terjadi pada perayaan karnaval, tetapi benar-benar terdapat sehari-hari. Bayangkan saja di sana terdapat seorang bapak berusia 54 tahun yang rela bejalan kaki tiga jam masing-masing hari melulu untuk belajar di SMP.
Uang pecahan Rp 5 ribu nggak berlaku
Kita seluruh sepertinya sudah tidak jarang mendengar bahwa harga barang di Papua memang lumayan mahal bila dibanding Jawa sebab memang proses membawa barang ke sana tersebut tidak mudah. Salah satu dampak dari urusan tersebut ialah tidak berlakunya pecahan mata duit tertentu di sejumlah daerah. Misalnya saja terdapat satu distrik mempunyai nama Okbab yang banyak sekali anaknya telah tidak mengenal duit pecahan di bawah Rp 5 ribu sebab sehari-hari masyarakat di sana memang melulu menggunakan nominal kelipatan lima ribu. Harga barang-barangnya juga dibandrol dengan kelipatan lima ribu. Jadi duit dua ribuan anda nggak laku bila diangkut ke sana.
Ada babi di atas motor
Papua memang kaya bakal spesies hewannya, tetapi satu jenis fauna yang dapat selalu dapat ditemukan di sudut mana pun ialah babi. Masyarakat Papua baik di pelosok maupun di kota banyak sekali masih merawat babi sebab memang harga jualnya yang mahal. Bahkan tak jarang kita menyaksikan mereka membawa sang peliharaan bareng motor favorit di jalan raya. Tapi bukan babinya yang mengemudikan motor lho ya.
Lebih pilih diberi mie instan daripada uang
Memang tidak terdapat yang dapat menolak kesenangan mie instan, tergolong warga Papua. Ada sejumlah daerah di sana yang mana orang-orangnya sangat menyenangi mie instan dan bahkan lebih memilih mie daripada mesti diberi uang. Karena memang barangnya susah didapat dan harganya mahal, yakni lima ribu rupiah guna sebungkus mie. Dan lagi masyarakat di sejumlah daerah itu melulu mengenal mie kuah, jadi meskipun diserahkan jenis mie goreng, mereka bakal memasaknya dengan versi berkuah.





Ulasan
Catat Ulasan